Jakarta, 26 May 2008,
Bella, adalah teman SMAku yang sangat menarik, aku bertemu kembali dengannya, setelah sekian lama kami tidak berjumpa, 8 tahun tepatnya. Kami saling berbagi cerita, mengenai kehidupan kami selepas SMA, yang menghilang tak berbekas, sibuk dengan rutinitas kami selanjutnya, kuliah, merit n having a children.he…he… yang paling mengejutkan ternyata,bella mengalami kisah MBA (Merit By Accident), dengan seorang pria yang baru dia kenal selama kurang lebih 2 bulan, can you imagine that?, berawal dari telpon party line katanya, kebetulan cowok ini sedang berada ditaiwan, untuk urusan kontrak kerja, 24 Jam Nonstop sambungan telpon, selama kurang lebih 2 bulan, menimbulkan kedekatan diantara mereka,saling berbagi cerita tepatnya, Bella yang merasa ingin lari dari kenyataan hidup, karena tak ingin dijodohkan oleh kedua orangtuanya. SITI NURBAYA jaman modern, hingga akhirnya, bella dan pria ini bertemu dalam sebuah blind date,di gedung bioskop dibilangan Jakarta selatan, dan berakhir ditempat kos temanku Bella.
Sebut saja namanya Pierre, orang yang sederhana dan cenderung kolot, dengan usia terpaut 9 tahun, adalah pria yang bertanggung jawab menurut bella, hingga akhirnya hubungan mereka harus diresmikan secepatnya, karena bella sudah mengandung 2 bulan, dengan upacara sedehana dan foto studio indoor perkawinan.
Tak terasa sudah menginjak 8 tahun perkawinan mereka, dari awal hingga akhirnya bella bercerita, bahwa dia tak pernah merasa berarti dimata suaminya itu, tekanan dating silih berganti termasuk pelecehan mental yang diterimanya, membuat dia semakin menjauh dan menjauh… dari pierre.
Hingga akhirnya dia memutuskan untuk menjadi dirinya sendiri yang sekarang, meski harus tetap tinggal, demi senyum anak-anaknya, yang ingin orangtua yang lengkap, tanpa komitmen dan tanpa ikatan yang pasti, yang hanya tinggal menunggu waktu jawab Bella lirih kepadaku.
Hhm…. Ces’t la vie, Emotional abuse from a man that lived together with a woman like bella, dengan lirih aku berkata, aku kagum dengan kesabaran dan kegigihan hati yang dimiliki oleh sahabatku Bella.
Hi bella, thanks y for your story for my first blog, …
Btw titip salam buat Jay Chou y…n deep hug for you, hope our friendship will last forever….
Bella, adalah teman SMAku yang sangat menarik, aku bertemu kembali dengannya, setelah sekian lama kami tidak berjumpa, 8 tahun tepatnya. Kami saling berbagi cerita, mengenai kehidupan kami selepas SMA, yang menghilang tak berbekas, sibuk dengan rutinitas kami selanjutnya, kuliah, merit n having a children.he…he… yang paling mengejutkan ternyata,bella mengalami kisah MBA (Merit By Accident), dengan seorang pria yang baru dia kenal selama kurang lebih 2 bulan, can you imagine that?, berawal dari telpon party line katanya, kebetulan cowok ini sedang berada ditaiwan, untuk urusan kontrak kerja, 24 Jam Nonstop sambungan telpon, selama kurang lebih 2 bulan, menimbulkan kedekatan diantara mereka,saling berbagi cerita tepatnya, Bella yang merasa ingin lari dari kenyataan hidup, karena tak ingin dijodohkan oleh kedua orangtuanya. SITI NURBAYA jaman modern, hingga akhirnya, bella dan pria ini bertemu dalam sebuah blind date,di gedung bioskop dibilangan Jakarta selatan, dan berakhir ditempat kos temanku Bella.
Sebut saja namanya Pierre, orang yang sederhana dan cenderung kolot, dengan usia terpaut 9 tahun, adalah pria yang bertanggung jawab menurut bella, hingga akhirnya hubungan mereka harus diresmikan secepatnya, karena bella sudah mengandung 2 bulan, dengan upacara sedehana dan foto studio indoor perkawinan.
Tak terasa sudah menginjak 8 tahun perkawinan mereka, dari awal hingga akhirnya bella bercerita, bahwa dia tak pernah merasa berarti dimata suaminya itu, tekanan dating silih berganti termasuk pelecehan mental yang diterimanya, membuat dia semakin menjauh dan menjauh… dari pierre.
Hingga akhirnya dia memutuskan untuk menjadi dirinya sendiri yang sekarang, meski harus tetap tinggal, demi senyum anak-anaknya, yang ingin orangtua yang lengkap, tanpa komitmen dan tanpa ikatan yang pasti, yang hanya tinggal menunggu waktu jawab Bella lirih kepadaku.
Hhm…. Ces’t la vie, Emotional abuse from a man that lived together with a woman like bella, dengan lirih aku berkata, aku kagum dengan kesabaran dan kegigihan hati yang dimiliki oleh sahabatku Bella.
Hi bella, thanks y for your story for my first blog, …
Btw titip salam buat Jay Chou y…n deep hug for you, hope our friendship will last forever….

2 komentar:
Hei, ... cukup sedih juga mendengar cerita Bella ...
Semua keputusan pasti ada akibatnya, apakah itu baik atau buruk.
Semoga kedua belah pihak bisa saling mengalah dan Bertanggung jawab terhadap keputusan yang telah diambil.
Kalau tidak SELALU anak yang jadi korban.
Anak adalah titipin Tuhan. Orang tua pasti akan diminta pertanggung jawabannya.
Mohon maaf kalau menggurui. Hanya jeritan hati seorang anak yang menjadi korban.
GBU
Halo, mampir ya ... Katanya ada cerita baru? Kok gak ada?
Kemana liburan? Hope all fine ...
Cheers
Posting Komentar